Afnan Hadikusumo Ajak Masyarakat Perangi Hoax

YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyiyah (PPNA) mengingatkan hoax dan fitnah berpotensi memecah belah bangsa Indonesia. Muhammadiyah perlu menjaga anak bangsa  terhindar dari dari kebiasaan menyebar hoax. Kader Nasyiatul ‘Asiyiyah harus mengambil peran. Anggota MPR RI Afnan Hadikusumo mengatakan, Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi perempuan memiliki peran penting menjaga keutuhan  NKRI. Antara lain menjauhkan diri kadernya dari penyebaran hoax.

“Nasyiatul Aisyiyah dan seluruh perempuan Indonesia berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sesuai disiplin ilmu yang dikuasai,” ajak Afnan pada acara “Sosialisasi Empat Konsensus Berbangsa dan Bernegara” di Aula Gedung Muhammadiyah Jalan KHA Dahlan (27/3/2019).

Acara yang diselenggarakan bekerjasama dengan MPR RI ini juga menghadirkan pembicara Ketua Umum PPNA Dyah Puspitarini. Dyah mengatakan, Nasyiatul Aisyiyah berkomitmen melawan hoax. Seluruh kader harus berperan aktif mengajak masyarakat menjauhi hoax.

Dyah mengatakan, selain berperan aktif melawan hoax, Nasyiatul Aisyiyah  memiliki  agenda eksternal. Antara lain, penguatan kebijakan negara yang melindungi perempuan dan anak serta penguatan budaya Islam berkemajuan. Karena itu, Nasyiatul Aisyiyah terus meningkatkan kualitas potensi, dan mencari inovasi mutakhir dalam pemberdayaan kader.‎

“Di Indonesia, kader Nasyiatul ‘Aisyiyah yang terjun di politik meningkat 10 persen. Kawan-kawan menjadi anggota KPU daerah maupun provinsi,” kata Dyah.

Afnan Hadikusumo  mengatakan makin banyak perempuan Indonesia memiliki prestasi dalam berbagai bidang. Bahkan di Indonesia, tidak sedikit perempuan Indonesia yang menjadi pemimpin. “Tidak lagi terdengar diskriminasi terhadap perempun. Kaum pria juga semakin menyadari dan menghargai posisi perempuan,” kata Afnan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.